Manfaat Akar Alang-alang & Bagian Lainnya Ternyata Bisa Hasilkan Uang



Siapa yang tidak tahu ilalang atau alang-alang ?

 

Ya, dulu mungkin tanaman yang satu ini hanya populer di kalangan petani di pedesaan. Itupun dengan citra buruk sebagai gulma atau tanaman pengganggu yang sulit dibasmi.

 

 

Akan tetapi, seiring perkembangan dunia online sekarang ini, ilalangpun bisa berubah citra, dari sang pengganggu menjadi sang penghasil uang.

 

Ini bukan tanpa alasan, melainkan karena hampir seluruh bagian tanaman ini bisa dimanfaatkan. Akarnya sudah terbukti memiliki khasiat dan manfaat bagi kesehatan tubuh. Sementara itu bagian daun dan bunganya, bisa dijadikan produk kerajinan yang unik dan artistik.

 

Semua itu menjadi terekspose berkat media online. Biar lebih lengkap, mari simak terus pembahasannya.

 

Khasiat & Manfaat Akar Alang-alang

 

Dari beberapa literatur, alang-alang memiliki khasiat & manfaat sebagi berikut :

 

  • Bagian rimpang (akar) bisa digunakan untuk pelembut kulit; peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, penghenti perdarahan.

 

  • Selain itu, bagian akar inipun bisa pula digunakan untuk mengobati beberapa jenis penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah, raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi dan penyakit syaraf.

 

  • Sementara itu, semua bagian tumbuhannya  bisa juga digunakan untuk pengobatan kurap.

 

Efek Biologi dan Farmakologi

 

  • Infusa rimpang alang-alang berefek sebagai diuretika, atas dasar peningkatan konsentrasi elektrolit (Na,K,Cl) urin tikus putih jantan.

 

  • Pemberian infusa akar alang-alang dengan dosis 40, 50, 60, 70 g/kgBB berefek antipiretik pada marmot.

 

  • Infusa bunga alang-alang pada konsentrasi 10% dengan dosis 12 ml/ kgBB berefek antipiretik yang relatif sama dengan suspensi parasetamol 10% pada merpati.

 

  • Uji Klinis : Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagi dan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut.

 

  • Pada nefritis kronis, herba alang-alang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah.

 

  • Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapat mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk darah), hematuri (kencing darah), menorrhagia, dan perdarahan gastrointestinal bagian atas.

 

  • Di samping itu dilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris.



  • Toksisitas: Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik.

 

  • Efek yang tidak diinginkan: Pusing, mual, adanya peningkatan rasa ingin buang air besar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinis.

 

  • Teknologi Farmasi: Selulosa daun alang-alang mempunyai daya serap terhadap air yang relatif cukup baik dalam pembuatan tablet secara cetak langsung.

 

Alang-alang memiliki nama Latin Imperata cylindrica (L.)Beauv. Dan bersinonim dengan Lagurus cylindricus L. , Imperata arundinacea Cirillo. Masuk dalam familia Poaceae

 
Krakteristik Tumbuhan

 

 

Berikut ini karakteristik umum pada tumbuhan alang-alang :

  • Perawakan: herba, rumput, merayap, tinggi 30-180 cm.
  • Batang: rimpang, merayap di bawah tanah, batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, pada bukunya berambut jarang.
  • Daun: tunggal, pangkal saling menutup, helaian; berbentuk pita, ujung runcing tajam, tegak, kasar, berambut jarang, ukuran 12-80 cm. x 35-18 cm.
  • Bunga: susunan majemuk bulir majemuk, agak menguncup, panjang 6-28 cm, setiap cabang memiliki 2 bulir, cabang 2,5-5 cm, tangkai bunga 1-3 mm, gluma 1; ujung bersilia, 3-6 urat, Lemma 1 (sekam); bulat telur melebar, silia pendek 1,5-2,5 mm. Lemma 2 (sekam); memanjang, runcing 0,5-2,5 mm. Palea (sekam); 0,75-2 mm.
  • Benang sari: kepala sari 2,5-3,5 mm, putih kekuningan atau ungu.
  • Putik: kepala putik berbentuk bulu ayam.
  • Buah: tipe padi.
  • Biji: berbentuk jorong, panjang 1 mm lebih.
  • Waktu berbunga : Januari – Desember.
  • Di Jawa tumbuh pada ketinggian sampai dengan 2700 m dpl, pada daerah-daerah terbuka atau setengah tertutup; rawa-rawa; pada tanah dengan aerasi yang baik; pada daerah-daerah yang habis dibuka; di tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; daerah bekas terbakar; sebagai gulma di perladangan; taman dan perkebunan.
  • Tumbuhan ini dapat mempengaruhi tanaman kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yang relatif tinggi.
  • Perbanyakan : berkembang biak dengan sendirinya.
  • Setiap saat rimpang dipanen dari tumbuhan yang telah matang. Rimpang yang baik berwarna pucat, berasa manis dan sejuk.
  • Alang-alang dapat menyebabkan penurunan pH tanah. Besarnya penurunan pH dan hambatan terhadap proses nitrifikasi menunjukkan adanya korelasi positif dengan pertumbuhan alang-alang.

 

Nama Lokal

Alang-alang memiliki sebutan berbeda-beda : Naleueng lakoe (Aceh); Jih (Gayo); Rih, Ri (Batak); Oo (Nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau); Lioh (Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (Sunda); Alang-alang kambengan (Jawa); Kebut, Lalang (Madura); Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores); Padengo, Padanga (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen (Seram); Weli, Welia, Wed (Ambon). NAMA ASING: Cogon grass, satintail (En). Paillotte (Fr). Malaysia: lalang, alang-alang. Papua New Guinea: kunai (Pidgin), kurukuru (Barakau, Central Province). Philippines: kogon (Tagalog), gogon (Bikol), bulum (Ifugao). Burma (Myanmar): kyet-mei. Cambodia: sbö’:w. Laos: hnha:z kh’a:. Thailand: ya-kha, laa laeng, koe hee (Karen, Mae Hong Son). Vietnam: c [or] tranh.



Contoh Penggunaan Sebagai Obat di Masyarakat

 

Contoh #1 : Sebagai peluruh air seni

49 buah rimpang kering, dipotong-potong kemudian ditambah dengan 2 gelas air dan dididihkan hingga volume air tinggal 1 gelas, disaring, kemudian diminum 2 kali sehari.

 

Contoh #2 : Demam karena buang air kecil berdarah

1 sendok penuh rimpang alang-alang, rebus dengan beberapa potong tang kwe (daging buah beligu setengah matang yang dibuat manisan kering) dalam dua gelas sampai airnya tinggal separuh. Air ini diminum 2 gelas 1 hari. Air kencing akan normal dan suhu badan turun.

 

Kreasi Unik Ilalang

 

Jika akarnya bisa dimanfaatkan untuk mengobati beberapa jenis keluhan kesehatan, maka bagian daun dan bunga ilalang bisa dijadikan bahan kreasi untuk menghasilkan produk kerajinan yang unik dan artistik untuk dijadikan dekorasi ruangan.

 

Berikut ini beberapa contoh kreasi menggunakan daun & bunga ilalang.

 

Peluang Bisnis

 

Sudah cukup banyak warganet yang menjadikan ilalang sebagai objek bisnis mereka. Oleh karena itu jika di tempat Anda mudah mendapatakannya, tidak ada salahnya juga untuk mencoba menjualnya secara online, entah melalui medsos ataupun di merketplace seperti yang telah dilakukan yang lain.

 

Selain alang-alang, masih banyak pula jenis tanaman liar lain yang sebenarnya memiliki banyak khasiat dan manfaat. Sehingga Anda bisa menjualnya secara bersama-sama.

 

Seriring kesadaran masyarakat akan efek buruk jangka panjang obat-obatan kimia, maka produk-produk herbal alami akan menjadi pilihan utama, sehingga bisnis akar alang-alang akan terus prospektif, tinggal pada bagaimana memastikan kualitas, kontinuitas ketersediaan produk, dan layanan pelanggan agar mereka tetap setia bertransaksi dengan kita.

 

Selain itu, kreasi unik produk kerajinan berbahan baku daun & bunga ilalangpun tidak kalah diminati. Tinggal mencari ide-ide kreatif lainnya sehingga produk yang dihasilkan bisa lebih menarik dan bermanfaat.

 

Jadi, mengapa tidak mencobanya jika Anda bisa dengan mudah mendapatkan ilalang ?

 

Demikian sedikit informasi tentang bagaimana ilalang bisa menghasilkan uang di era serba online sekarang ini. Semoga bermanfaat & memberi inspirasi.



Pilihan

Populer

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter

© 2018-2021 Nibisnisku.com