Inspirasi Bisnis dari Pengusaha Busana Muslim Rabbani

Bagi masyarakat muslim, rasanya brand Rabbani sudah tidak asing lagi, karena merupakan salah satu produk fashion muslim terkemuka saat ini. 

 

Akan tetapi boleh jadi, kebanyakan belum tahu bagaimana awal mulainya bisnis ini. 

 

Untuk itu, tulisan ini coba disampaikan, berdasar beberapa referensi yang saya dapat secara online. Mudah-mudahan saja bisa memberi inspirasi buat kamu yang tertarik dengan busana muslim. 

 

Rabbani mulai dirintis pada tahun 1994 oleh H. Amry Gunawan dan istrinya Hj. Nia Kurnia. 

 

Kepahitan dan kesulitan hidup yang mereka hadapi pada saat itu merupakan salah satu pendorong utama bagi mereka untuk berani membuka sebuah outlet dengan ukran 2 x 3 m persegi sebagai tempat memperkenalkan dan menjual busana muslim hasil rancangannya. 



Outlet tersebut diberi nama Rabbani, yang didirikan di daerah Sekeloa, Bandung. Rabbani sendiri merupakan sebuah kata berbahasa Arab yang juga tertuang dalam Al Qur’an Surat Al Imron Ayat 79 yang memiliki arti para pengabdi Allah yang mau mengajarkan dan diajarkan Kitabullah.


Pada waktu itu Rabbani memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang, mengingat waktu itu masih sangat jarang sekali ada outlet yang khusus menyedakan busana muslim. Namun di sisi lain, tantangannyapun juga masih sangat besar mengingat pada saat itu busana muslim belum menjadi trend mode sebagaimana sekarang.



Dari Sekeloa, Rabbani kemudian berpindah ke jalan Dipati Ukur dengan tetap menempati outlet berukuran 2 x 3 m persegi.

Namun Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat muslim untuk berbusana sesuai tuntunan Islam, akhirnya Rabbani mulai diterima oleh masyarakat sehingga mulai memiliki banyak pelanggan. Sehingga outlet yang berada di Jl. Dipati Ukur tidak cukup lagi menampung konsumen dan pelanggan yang membludak.

Pada tahun 2001 Rabbani pindah ke Jl. Hasanudin Bandung, menempati outlet yang lebih luas dan representatif. Dan pada pertengahan tahun 2007 Rabbani pindah kembali ke Jl. Dipati Ukur Bandung, tentunya dengan bangunan yang jauh lebih luas.

Saat ini Rabbani telah menjadi sebuah merk terkemuka busana muslim yang tidak diragukan lagi kualitasnya, dan menjadi salah satu trend setter produk-produk tersebut.



Untuk mengakomodasi permintaan pasar yang semakin besar, Rabbani mengembangkan dan menambah kapasitas produksinya dengan mendirikan 5 (lima) buah pabrik garmen yang menyuplai seluruh produk Rabbani, seperti kerudung sebagai produk utama, busana muslim seperti gamis, tunik, T-shirt muslimah, koko, kazko, manset, dll. Kelima pabrik tersebut bertempat di Bandung.

Dari perjalanan Rabbani di atas, ataupun perjalanan bisnis-bisnis lainnya, kita bisa melihat, bahwa tak ada satupun jenis bisnis yang bisa sukses dengan tiba-tiba, semua harus melewati proses.

Oleh karena itu, buat kamu yang ingin terjun ke dunia bisnis, maka pastikan mental kamu adalah mental pebisnis, bukan mental mata duitan.

Mental pebisnis, laku tidak laku, dapat duit atau tidak, bisnis tetap lanjut, mencari berbagai pengetahuan yang diperlukan, & diperjuangkan habis-habisan. 

 

Sementara mental mata duitan, dapat duit semangat, tidak dapat duit langsung meleleh & cari duit dengan cara lain. Malas belajar, malas berjuang. Akhirnya kamu hanya jadi petualang sebagai pencari duit yang tidak pernah berhasil. Semoga tidak demikian.

Masih Hangat

TEMUKAN KAMI DI FACEBOOK

© Nibisnisku.com