Budidaya Bunga Mawar & Peluang Bisnisnya



Semua tentu sudah mengenal dan tahu bunga mawar, salah satu tanaman hias yang sangat populer dan bisa ditemukan dengan mudah di manapun.

 

Bunga mawar dikenal juga dengan sebutan bunga ros. Bunga mawar yang ada di Indonesia adalah berasal dari dataran Cina, Timur Tengah, dan Eropa Timur. Dalam perkembangan selanjutnya, bunga ini menyebar luas di daerah-daerah beriklim dingin (sub-tropis) dan beriklim panas (tropis).

 

 

Di dunia, pusat tanaman bunga mawar terkonsentrasi di kawasan Alaska atau Siberia, India, Afrika Utara dan Indonesia. Untuk wilayah Indonesia sendiri, sentra penanaman bunga mawar ada di provinsi Jawa Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DKI Jakarta.

 

Berikut ini sedikit ulasan tentang budidaya bunga mawar serta peluang bisnisnya.

 
Jenis-jenis Bunga Mawar

 

Di Indonesia berkembang aneka jenis mawar, dimana masyarakat awam memberinya nama sesuai dengan warnanya, seperti bunga mawar merah, bunga mawar putih, bunga mawar kuning, bunga mawar pink, mawar jepang, mawar holland, mawar putih, mawar hitam, dll.

 

 

Sementara itu dalam agrobisnis dikenal beberapa jenis varietas bunga mawar, seperti Coctail, Diplomat, Idole, Jacaranda, Laminuette, Osiana, Pareo, Samorai, Sonate de Meilland, Sonia, Sweet Sonia, Tineke, Vivaldi, White Success, Yonina, Golden Times, Jaguar, Sissel, Laser, dan Kiss. Kelebihan varietas mawar

 

Beberapa varietas mawar introduksi yang dianjurkan didataran rendah dan cocok untuk bunga potong adalah jenis mawar Cemelot, Frad Winds, Mr. Lincoln, dan Golden Lustee.

 

Sedangkan jenis varietas untuk ditanam di taman adalah varietas Folk Song, Khatherina Zeimet, Woborn Abbey dan Cimacan Salem.

 
Manfaat Bunga Mawar
 

 

Manfaat bunga mawar bisa didapat dari keindahannya maupun ekstraksi bunganya, diantaranya :

  • Sebagai tanaman hias di taman atau halaman terbuka.
  • Sebagai tanaman hias didalam pot untuk mempercantik ruangan ataupun di luar ruangan.
  • Sebagai bunga tabur pada upacara atau tradisi tertentu
  • Sebagai hadiah spesial dalam bentuk bunga potong.
  • Diambil minyaknya sebagai bahan parfum atau obat-obatan.
 
Khasiat Air Mawar

 

Selain manfaat-manfaat langsung diatas, bunga mawar juga ternyata memiliki khasiat ketika diolah. Yakni dalam bentuk air yang dihasilkan dari proses penyulingan kelopak bunga mawar.

 

Menurut beberapa referensi, beberapa khasiat yang bisa diperoleh dari air mawar, diantaranya :

  • Dapat melembapkan kulit, meredakan iritasi, serta mencegah penuaan dini.
  • Air mawar mengandung senyawa phenolic, yaitu bahan aktif yang bersifat antioksidan sehingga memiliki efek antibakteri, antiseptik, dan antivirus, serta mampu mengurangi peradangan, meredakan nyeri, dan menghambat pertumbuhan sel kanker.
 
Cara Menanam Bunga Mawar

 

 

Untuk menanam bunga mawar, terlebih jika bertujuan komersil, sebaiknya perhatikan beberapa hal di bawah ini agar bisa mendapat hasil yang baik.

 

Syarat Pertumbuhan

Mawar cocok ditanam di daerah yang memiliki curah hujan antara 1500-3000 mm/tahun.

Tanaman bunga mawar memerlukan penyinaran sinar matahari 5-6 jam per hari, terutama sinar matahari pagi.

Tanaman mawar dapat ditanam di daerah beriklim dingin/sub-tropis maupun di daerah panas/tropis dengan suhu udara sejuk antara 18-26 derajat C dan kelembaban 70-80 %.

 

Media Tanam

Mawar cocok ditanam pada jenis tanah liat berpasir (kandungan liat 20-30 %), subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi dengan drainase baik.

Bisa juga ditanam pada tanah latosol, andosol yang memiliki sifat fisik dan kesuburan tanah yang
cukup baik.

Derajat keasaman tanah yang cocok adalah dengan PH 5,5-7,0.

Pada tanah yang bersifat asam (pH 5,0) perlu pengolahan terlebh dahulu, yakni dengan pengapuran kapur Dolomit, Calcit atupun Zeagro dosis 4-5 ton/hektar.



Ketinggian Tempat

Tanaman bunga mawar cocok tumbuh pada ketinggian :

  • 560-800 m dpl, suhu udara minimum 16-18 derajat C dan maksimum 28–30 derajat C.
  • 1100 m dpl, suhu udara minimum 14-16 derajat C, maksimum 24–27derajat C.
    1400 m dpl, suhu udara minimum 13,7-15,6 derajat C dan maksimum 19,5-22,6 derajat C.

 

Di daerah tropis seperti Indonesia, tanaman mawar dapat tumbuh dan produktif berbunga di dataran rendah sampai tinggi (pegunungan) rata-rata 1500 m dpl.

 

Cara Menanam Bunga Mawar Dari Batang

Sebelum menanam, pastikan dulu media tanamnya sudah disiapkan. Baiknya dalam polybag sedang yang telah diisi media tanam. Setelah tumbuh, barulah dipindahkan, baik kedalam pot maupun langsung di tanah.

Untuk menanam bunga mawar dari stek bisa dilakukan dengan cara berikut ini :

  • Pilih batang yang sudah cukup tua.
  • Potong kira-kira 15-20 cm.
  • Tancapkan di media tanam yang telah disiapkan dengan kedalaman sekitar 3-5 cm.
  • Tempatkan media yang telah berisi tanaman tersebut di tempat yang terlindung dari sinar matahari maupun hujan agar kelembaban tanahnya terkontrol.
  • Lakukan penyetekan & penanaman di sore hari ketika suhu udara mulai turun.
  • Pastikan merawatnya, seperti menyiramnya & menyiangi jika ada rumput yang tumbuh.
  • Setelah tanaman tumbuh tunas dan terus berkembang, barulah pindahkan ke tempat yang diinginkan.

 

Cara Menanam Bunga Mawar Dari Buah

 

Selain dengan stek, mawar juga bisa dibudidayakan dari buahnya. Pada proses ini ada dua tahap yang harus dilakukan, yakni proses penyemaian buah hingga busuk & keluar biji-bijinya, dan proses penyemaian biji menjadi kecambah bakal tumbuhan mawar.

 

Proses penyemaian buah :

  • Siapkan media semai berupa tanah berhumus dan berpasir dengan perbandingan 1:1.
  • Masukkan media tanam ke dalam bak persemaian atau wadah yang telah disiapkan.
  • Siram media semai dengan air bersih hingga cukup basah (lembab).
  • Pilih buah mawar dari tanaman induk yang produktif, petik buah terpilih yang matang di pohon.
  • Sortir biji yang baik dengan cara memasukannya ke dalam air. Biji yang baik akan tenggelam, yang mengapung dibuang).
  • Tanam buah mawar satu persatu kedalam media semai pada kedalaman 0,5-1,0 cm.
  • Biarkan buah mawar hingga kulit luarnya membusuk pada kondisi media yang lembab, beraerasi baik, dan suhu udaranya sekitar 5 derajat C. Waktu yang diperlukan berkisar antara 50-270 hari.

 

Proses penyemaian biji :

  • Ambil biji-biji mawar dari buah yang telah membusuk dalam media semai.
  • Pilih biji-biji mawar yang baik, yaitu bernas yang tenggelam bila dimasukkan kedalam air.
  • Cuci biji mawar dengan air bersih.
  • Tiriskan biji-biji mawar terpilih ditempat teduh untuk segera disemaikan pada bak persemaian.
  • Semaikan biji mawar secara merata menurut barisan pada jarak antar-baris 5-10 cm. Biji akan berkecambah pada umur empat minggu setelah semai.
    Siram media persemaian secara kontinu 1-2 kali sehari.
  • Ketika biji mawar mulai tumbuh, ambilah bibit mawar yang sudah tumbuh cukup besar ke dalam polybag kecil yang sudah diisi media campuran tanah, pasir dan pupuk organik (1:1:1).
  • Pindahkan tanam bibit mawar yang sudah berumur 22 bulan ke kebun/tempat penanaman yang tetap (permanen)



Cara Merawat Bunga Mawar


Beberapa proses yang perlu dilakukan dalam merawat tanaman bunga mawar, adalah :


Penyiangan
Lakukan proses penyiangan agar tanaman tidak terganggu oleh rumput-rumput pengganggu yang akan menghambat pertumbuhan.


Pemupukan
Berdasarkan hasil penelitian, tanaman mawar perlu mendapat pupuk NPK 5 gram/pohon pada saat tanam atau 7–15 hari setelah tanam.
Pemupukan berikutnya secara kontinu tiap 3–4 bulan sekali, tergantung keadaan pertumbuhan tanaman.


Penyiraman

Penyiraman perlu dilakukan pada fase awal pertumbuhan (sekitar umur 1-2 bulan setelah tanam), dilakukan secara kontinu tiap hari 1-2 kali.

Pengairan berikutnya berangsur-angsur dikurangi atau tergantung keadaan cuaca dan jenis tanah (media).

Waktu penyiraman yang baik adalah pada pagi dan sore hari, saat suhu udara dan penguapan air dari tanah tidak terlalu tinggi.


Pencegahan hama & penyakit

Beberapa jenis hama & penyakit yang biasanya menyerang tanaman bunga mawar adalah :


Kutu daun
Biasnaya akan menyerang pucuk, sering menempel pada ranting dan kuncup bunga.
Pencegahan bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan (sanitasi) area tanaman dan disemprot insektisida Decis 2,5 EC atau Buldok 25 EC, Confidor 200 LC, Curacron 500 EC, Fastac 15 EC pada konsentrasi yang dianjurkan.


Kumbang
Jenis kumbang yang sering menyerang tanaman mawar adalah kumbang Chafer (Macrodactylis subspinosus), Fuller (Autoserica castanca) dan Curculio (Rhyncite bicolor).
Kumbang-kumbang ini akan memakan daun, tangkai dan kuntum bunga, sehingga bolong-bolong atau usak pada bagian yang diserang. Larvanya sering memakan perakaran tanaman.

Pencegahan bisa dilakukan dengan mengumpulkan dan memusnahkan hama tersebut dan cara kimia disemprot dengan insektisida Hostathion 40 EC, Decis 2,5 EC, Ambush 2 EC, Elsan 60 EC, dan lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.


Siput berbulu
Pada stadium larva, siput ini akan menyerang tanaman dengan cara memakan daun sebelah bawah yang menyebabkan daun berlubang tinggal tulang daun.
Pencegahan bisa dilakukan dengan merontokkan kepompong yang menempel pada tanaman, dan
disemprot dengan insektisida Brestan 60 (Moluskasida) pada konsentrasi yang dianjurkan.


Tungau (Tetranychus telarius)
Tungai akan menyerang tanaman dengan cara mengisap cairan sel tanaman, pada bagian daun/pucuk, sehingga menyebabkan titik-titik merah berwarna kuning/abu-abu kecoklat-coklatan. Pencegahan bisa dilakukan dengan menyemprot insektisida-akarisida seperti Omite 570 EC atau Kelthane 200 EC atau Mitac 200 EC Meothrin 50 EC, Nissuron 50 EC dan lain-lain pada konsentrasi yang dianjurkan.


Hama & penyakit lainnya
Cukup banyak hama & penyakit yang bisa menyerang tanaman mawar. Akan tetapi semuanya bisa dicegah & dikendalikan dengan menjaga kebersihan area tanaman, membuang bagian yang sudah terlanjur diserang, ataupun menggunakanzat kimia, baik insektisida maupun fungisida, sesuai jenis hama & penyakit yang menyerang.

 
Peluang Bisnis Bunga Mawar


Potensi bisnis bunga mawar cukup tinggi, hal ini bisa dilihat dari kebutuhan komoditas bunga mawar untuk memenuhi berbagai keperluan, baik sebagai tanaman hias, bahan baku minyak & air mawar, serta kebutuhan lainnya.


Untuk bisnis skala personal, Anda bisa langsung survey di beberapa marketplace yang ada, dan melihat sendiri seberapa besar volume transkasi untuk bunga mawar. Baik dalam bentuk bunga potong, tanaman hidup, ataupun bentuk lainnya.


Jika Anda cukup menguasai cara pemasaran online rasanya tidak akan sulit untuk meraih omset puluhan juta dari menjual bunga mawar.


Sementara potensi bisnis untuk skala besar, tentu masih diperlukan studi kelayakan yang lebih rinci lagi.


Demikian ulasan tentang budidaya bunga mawar & potensi bisnisnya. Semoga bermanfaat & memberi inspirasi.



Pilihan

Populer

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter

© 2018-2021 Nibisnisku.com